aku tak habis pikir pada mereka
yang duduk dengan indahnya di singasana milik rakyatnya
menjualbelikan perkara dan trayek luar biasa
mata-matanya hanyut dalam kubangan hijau
suara-suaranya adalah bahasa-bahasi semata
mengeruk rakyat dengan membabi buta
ah...
sayang sekali
kepercayaanku luntur ditelan cetak biru ku
untuk mengurus apapun milikku
membuatku mengerti
milikku ya miliku
milikmu akan jadi milikku



0 komentar:
Posting Komentar