serigala merah bernafas
mencari lubang kehidupan
datang awan hitam adalah petaka
bagi perut buncit yang isi udara
mereka masih mencari
mencari dan terus mencari
sesuatu yang dicari
dengan segenap tenaga dan mimpi
sehabis itu hanya luka dan benci
angin yang kembara sedang bertiup
meringkuk dalam dalam
menyibak seluruh gejolak
membakar seluruh kamar
lalu menggelegar ke seluruh dunia
menanti fajar merekah dan kemudian musnah
menanti bulan berganti lalu mati
seringai mu bagaikan pedang
yang menghujam dalam-dalam
terasa sesak dan penuh derita
seperti menunggu waktu ajal
seperti saat malaikat datang
seperti saat kubuka kenangan buruk
seperti melihat lubang neraka
dan seluruh penghuninya
selama apakah aku akan hidup
dalam derita dalam cerita
semburat perih kecewa itu menggoreskan kalimat tanya
namun tanya sudah tak berarti apa-apa di bangsa ini
aku bertanya ini
mereka menjawab itu
aku bertanya itu
mereka menjawab siapa
aku bertanya siapa
mereka menjawab bagaimana
aku bertanya bagaimana
mereka menjawab apa
aku bertanya apa
mereka menjawab kenapa
lalu aku harus bertanya apa?
saat semua kata tanya hanyalah berujung kecewa