angin yang kembara sedang bertiup
meringkuk dalam dalam
menyibak seluruh gejolak
membakar seluruh kamar
lalu menggelegar ke seluruh dunia
menanti fajar merekah dan kemudian musnah
menanti bulan berganti lalu mati
sajak-sajak terangkum bahasa spontan dalam perenungan diri dan penuh imagi
angin yang kembara sedang bertiup
meringkuk dalam dalam
menyibak seluruh gejolak
membakar seluruh kamar
lalu menggelegar ke seluruh dunia
menanti fajar merekah dan kemudian musnah
menanti bulan berganti lalu mati
0 komentar:
Posting Komentar